Mengenai hoaxcapede / Kontak

Seiring dengan terus  meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, semakin banyak pula informasi yang tidak jelas diteruskan lewat e-mail atau messenger. Hoax-hoax lama bersemi kembali, beberapa di antara didaur ulang sedemikian rupa.

Blog ini, yang masih rintisan, adalah blog yang dikelola secara independen oleh dua orang.  Kami bertujuan membantu menghimpun sedikit informasi agar kita tidak menelan mentah-mentah  informasi yang kita terima.

Apabila anda berminat berkontribusi atau mengirimkan teks hoax, atau sekedar kirim masukan, mohon hubungi kami melalui comment field atau email: hoaxcapede (at) gmail (dot) com🙂

Terima kasih sudah berkunjung kemari,
D/L

 

 

7 Responses to “Mengenai hoaxcapede / Kontak”

  1. Agung Karjono January 10, 2013 at 8:08 am #

    Tolong dibahas hoax lama tentang teh botol (hydroxylic acid) dan Coca-cola / pepsi (untuk mencuci toilet).

    • hoaxcapede January 11, 2013 at 3:21 pm #

      oke.. kami akan coba bahas..🙂

  2. Agung Karjono February 7, 2013 at 9:35 am #

    Terus berjuang Bang….

  3. jamuchina May 31, 2015 at 1:05 pm #

    Bang, kami merindukan bahasan2 mu.
    koq stop per Mei 2014?

    • kariagekun September 15, 2015 at 12:19 pm #

      soale di fesbuk udah ada yang bikin juga hauhauhauhauahua
      updatenya kenceng juga, salut

  4. drtamiflu September 15, 2015 at 9:13 am #

    Tanggapan DR Soedjatmiko SpA(K) Divisi Pediatri Sosial Tumbuh Kembang Anak FKUI/RSCM dan Satgas Imunisasi IDAI soal Autism :

    Hanya 1 penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara vaksinasi dg autismr yaitu dr Wakefield surgeon dgn subjek 12 anak. Sedangkan 26 penelitian lain sudah dipublish di journal resmi tidak menemukan hubungan vaksin dan autism. Ketika penelitian Wakefield diaudit oleh IDI Inggeris terbukti metodenya tidak sahih 5 subjeknya sudah autis sebelum imunisasi dan 7 ternyata bukan autis. Maka Wakefield dinyatakan memalsukan data dan dicabut ijin prakteknya. Dia diduga menerima 600.000 usd komisi dari lawyer yang menuntut dokter dan RS krn autism. Silahkan browsing di Lancet atau BMJ 1998 sd 2001 ada”.

    “Itu adalah isu lama sebelum tahun 1998-an yang sengaja disebarkan agar bayi2 dan balita tidak diimunisiasi sehingga senang kalau terjadi wabah, kematian dan cacat, sehingga di Indonesia terjadi wabah polio thn 2005 dengan 362 balita lumpuh seumur hidup dan thn 2008 -2013 wabah difteri di Jatim dirawat 1242 anak dan 116 meninggal, dan wabah campak dimana-mana. Mereka senang kalau banyak bayi atau balita meninggal atau cacat.

    1. Setiap hari kerja disemua negara dilakukan imunisasi bayi balita karena penelitian pakar-pakar disemua negara membuktikan bahwa imunisisasi aman dan penting mencegah wabah, sakit berat, cacat dan kematian.

    2. Dalam vaksin timerosal bukan metil merkuri tetapi etil merkuri yang tidak berbahaya walau ada kata “merkuri”. Sama seperti air mineral, air keras, air raksa walau ada kata “air” tapi sifatnya sangat berbeda. a). Kajian2 lembaga resmi internasional menyatakan bahwa jumlah etil merkuri yang masuk ke bayi sangat rendah 1/20 x dari batas atas. b). Kandungan merkuri dalam ikan laut di daerah industri lebih tinggi daripada vaksin.

    3. Vaksin2 sebelum tahun 1990an isinya beda dengan vaksin jaman sekarang.

    4. Tidak ada negara di dunia yang melarang vaksinasi.

    5. Setiap hari kerja semua negara melakukan imunisasi karena petugas imunisasi dan pakar-pakar penelitian semua negara membuktikan bahwa inunisasi aman dan bermanfaat mencegah wabah sakit berat cacat dan kematian.

    Yang menyebarkan isu tersebut tidak tahu bahwa isu menyesatkan tersebut sudah lama dibantah oleh pakar-pakar diseluruh dunia dan penyebar isu tidak tahu hal-hal no. 1 sd 5 diatas. Maka akibat isu menyesatkan yang bersumber sebelum tahun 1990-an tersebut akan banyak bayi balita Indonesia tidak mau di imunisasi sehingga akan terjadi wabah sakit berat cacat dan kematian bayi balita kita dan mereka akan tertawa puas.

    Kalau terjadi wabah lagi di Indonesia seperti di Jabar tahun 2005-2006 dan Jatim 2008-2012 sehingga ratusan anak meninggal dan cacat. Maka yang menyebarkan isu menyesatkan tersebut harus bertanggung jawab.

    Salam Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia.

    • kariagekun September 15, 2015 at 12:18 pm #

      terima kasih banyak atas inputnya,
      mohon izin copy paste ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: